Home » , , , , » Sejarah Google, Si "Mbah" yang Mendunia

Sejarah Google, Si "Mbah" yang Mendunia

Written By Andri Budiman on Sabtu, 01 September 2012 | 12.30


Ada yang nggak tau lambang ini? Kebangetan deh kalo ga tau. Ini kan lambangnya si Mbah Google. Kok disebut Mbah sih? Ya iyalah, dia ibarat Mbah Dukun yang mampu memberikan jawaban bagi penanya yang mengetik pertanyaannya di kolom Search miliknya. Tapi tenang aja, Mbah yang satu ini tidak lebih hebat dari Tuhan kita kok, malah ga ada apa-apanya.

Tapi gimana yah si Mbah Google ini bisa sehebat sekarang dan merajai perkomputeran di dunia? Begini ceritanya.....

Zaman dahulu kala, terlahirlah dua orang "gila" dari dua negara yang bermusuhan, satu dari Amerika dan satu lagi dari Rusia. Yang dari Amerika namanya Larry Page dan yang dari Rusia namanya Sergey Brin. Nah, dua orang ini dipertemukan oleh Tuhan di sebuah Universitas top dunia bernama Stanford University sebagai calon Phd bidang komputer. Tuhan emang suka jail, kedua orang ini ditempatkan di satu kamar yang sama bersama beberapa orang yang lain. Tau sendiri kalo orang Rusia sama orang Amerika dicampur biasanya suka ga akur, dan emang terbukti di kamarnya mereka berdua. Mereka berdua sering berantem karena masalah sepele dengan dalih ingin membuktikan siapa yang terbaik. Tapi ga sampe tonjok-tonjokan atau sambil bawa-bawa golok sih. Yang bikin heran, abis berantem mereka malah asyik ketawa ketiwi. 

Larry Page (Kanan) dan Sergey Brin(Kiri),
orang gila penggagas Google
Untungnya Tuhan itu baik karena telah menyisipkan satu hal yang membuat mereka saling terkait (bukan karena suka sama suka yah :)) yaitu ketertarikan untuk mencari informasi yang relevan dari sumber data yang besar. Dengan ilmu konservatif dan komputer dari Larry dan ilmu "Radikal" dan Matematika punya Sergey Brin, mereka menemukan suatu metode untuk mencari informasi dari sumber data yang luar biasa besar, yaitu Internet. 

Pertama kali memang mereka mengembangkan struktur pencarian data itu di kamar asrama mereka, tapi lama kelamaan proyek "kecil" mereka ini dijalankan di garasi kecil milik calon kakak ipar Larry, mumpung ada tempat nih. Melihat peluang bisnis yang luar biasa ini maka dengan optimis tinggi Sergey Brin dan Larry Page bertandang ke perusahaan Search Engine ternama dunia untuk memperkenalkan hasil karyanya. Alhamdulillah, semua menolaknya, mulai dari Altavista, MSN, sampai Yahoo. APAAAA??? Semua perusahaan itu menolak proyek dua orang ini??? Ntar nyesel loh....

Penolakan ini sempat membuat Larry dan Brin menelantarkan proyek Google. Bahkan tidak dicolek-colek selama sebulan. Bukan Larry dan Brin namanya kalo tidak berhasil. Dia mulai mengumpulkan kolega individu dan menggalang dana untuk membentuk sebuah perusahaan baru.

Bingung nyari nama yang cocok buat nama perusahaannya, Larry dan Brin malah asyik nonton pertandingan olah raga dengan banyak cheerleader yang seksi-seksi. Larry yang konservatif sih malah nonton dengan serius, tapi Sergey Brin malah teriak-teriak buat cheerleader-nya, Go Girl, Go Girl (dibaca go gel, go gel). Tergeraklah Larry dan mengomeli si Brin, "Bukannya nonton malah Go Girl-go Girl-an!!!". Pulang dari nonton terbersit ide di kepala keduanya setelah berselisih tentang Go-Girl-nya Brin, untuk memberi nama Googol bagi perusahaannya, mengingat Googol sendiri berarti angka 1 yang diikuti 100 angka 0 dibelakangnya (untung ga Go-Girl yah huft amaaan...). Tapi kurang srek ah namanya. Ganti jadi Google ah. Yang lebih asyik namanya. Dan jadilah Google sebagai nama perusahaan Larry dan Brin.

Tidak seperti perusahaan pada umumnya yang berorientasi profit dan kedisiplinan, Google dibentuk dengan jiwa kekanak-kanakan yang luar biasa membumi. Di saat orang-orang bursa saham menggunakan jas bagus dengan dicekik dasi formal, karyawan di Google malah dengan sendal jepit, celana jeans dan kaos oblong untuk menjalankan perusahaannya. Kantornya pun tidak ada pamflet peraturan perusahaan atau larangan-larangan yang harus ditaati, melainkan meja biliar, pinball, sampe arena fooball di kantor mereka. Mereka bekerja untuk bersenang-senang. Karyawannya bersedia digaji murah karena mereka mendapatkan benefit kesenangan dan satu lagi... saham dari Google. Mantaaaab.. Mereka hanya bekerja 20% dari waktu kerja mereka tapi merekalah nomor satu di bidangnya. Penghasilan Google sebagian besar berasal dari penanaman  iklan perusahaan atau pribadi di AdSense atau AdWord.

Google sempat anjlok pada tahun pertama mereka masuk ke bursa saham publik. Tapi tiga tahun berselang, Google mulai mengakuisisi perusahaan-perusahaan mantap yang menjadi kunci masa depan Google. Mulai dari Google, Android, YouTube, Picasa dan lain sebagainya. Pantaslah Google sebagai Mesin Pencari Fenomenal Bak Dukun Terkenal.

So, apakah sejarah Google ini menginspirasi?

Ini nih sumbernya...
http://id.wikipedia.org/wiki/Google
http://www.kami-corp.com/Blog/kisah-menarik-dibalik-suksesnya-google.html
http://www.ukafahrurosid.com/2009/03/kisah-sukses-sergey-brin-larry-page.html
http://info-biografi.blogspot.com/2010/02/sergey-brin-and-lawrence-larry-page.html

Share this article :

1 komentar:

  1. Baru tahu ni kisahnya, tetap saja ya dibalik dari sebuah perusahaan besar pasti ada hambatannya
    Salut untuk keduanya, sekarang google dah jadi search engine no satu dunia..

    BalasHapus

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Bloogong - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger